Biasa nyusup jadi anggota keluarga orang


catatan
Rabu, 15 Februari 2017

Nama saya tika, anak pertama dari dua bersaudara, itu kalau di rumah. Tapi di tanah rantau ini, well .. bisa kau panggil aku dengan sebutan apa saja asalkan artinya tidaklah sesuatu yang buruk. Di tanah rantau ini paling bingung kalau di tanya rumah dimana, karena banyak tempat yang bisa di sebut rumah di tanah rantau ini. Seperti kemarin, aku baru datang dari kampung halaman dan segera menuju rumah salah satu teman. Teman??

Eemm… senior di kampus dulu, memang pada dasarnya sering main dan menginap sehari atau dua hari. Dan ketika ngeKost untuk mengerjakan skripsi datang ke rumahnya hampir tiap hari untuk les in adeknya. Setiap harinya udah berasa rumah sendiri dateng makan tinggal makan, masak sendiri bersih bersih sendiri. Padahal teman aku sendiri sudah menikah dan tinggal di negeri entah brantah bersama suaminya hidup bahagia selamanya.

Kemarin aku datang karena ingin menemui keponakan yang baru hadir tiga minggu sebelumnya. Dalam malam hari, karena terjebak kemacetan jakarta yang ga tau bilang lagi seperti apa. Merasakan indahnya nememani seorang ibu yang sedang menyusui anak bayi nya. Sungguh menyenangkan. Dan seperti biasa sudah berasa di rumah sendiri ajah. Ikut bantu pindahan, seolah memang sudah anggota keluarga sana. Sampai sampai bingung kalau harus ditanya orang yang datang berkunjung aku ini siapa? Bayangkan saya di rumah orang, aku ikut masak, bersih bersih bahkan terima tamu juga, sudah hafal harus ambil apa dan dimana sudah tahu harus bagaimana. Bahkan mungkin di rumah sodara saja belum tentu bisa seperti itu aku.

Tapi tak hanya itu, mamak datang dan membawa baju untuk anaknya yang paling bontot dan aku keikut kebagian juga dibelikan bajunya. MasyaAllah tak sanggup kata untuk mengungkapkan kegembiraan ku, terharu benar rasanya. Aku sendiri tak tahu harus bagaimana membalasnya, rumah itu selalu terbuka pintunya lebar lebar untuk menerima kehadiranku dan datang tak di undang pulang tak di antar seperti jalangkung.

Sungguh, terimakasih atas semua kebaikan

Semoga Allah membalas dengan semua  kebaikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s